Minggu, 14 September 2014
Contoh Surat Lamaran Kerja
surat lamaran kerja yang sebenarnya sudah pernah kita pelajari ketika masih di bangku sekolah namun kebanyakan dari kita sering lupa bagaimana struktur dan format yang benar dalam membuat surat lamaran pekerjaan yang benar.
Bagaimanakah cara membuat surat lamaran kerja yang benar? sebenarnya membuat surat lamaran kerja tidak sesulit yang dibayangkan, hanya saja ada beberapa hal yang harus diperhatikan dimana surat lamaran kerja hendaknya memiliki struktur berikut di bawah ini
1.Tempat dan tanggal penulisan
2.Perusahaan yang ditujukan
3.Salam hormat
4.Kata pengantar
5.Biodata pribadi
6.Pengalaman kerja dan skill
7.Harapan
8.Penutup
tips dalam membuat surat lamaran kerja
1.Menggunakan bahasa yang baik dan benar
2.Format penulisan tersusun rapi dengan bahasa yang tidak bertele-tele
3.Surat lamaran kerja hendaknya ditulis secara manual dan memang anda yang membuatnya
4.Lengkapi dengan data-data yang dibutuhkan oleh perusahaan tempat anda melamar kerja
5.Lampirkan surat pendukung lainnya seperti sertifikat pengalaman kerja
Senin, 08 September 2014
KAU INI BAGAIMANA?
Kau Ini Bagaimana Atau Aku Harus Bagaimana”
Kau ini bagaimana
Kau bilang aku merdeka, kau memilihkan untukku segalanya
Kau suruh aku berpikir, aku berpikir kau tuduh aku kapir
Aku harus bagaimana
Kau bilang bergeraklah, aku bergerak kau curigai
Kau bilang jangan banyak tingkah, aku diam saja kau waspadai
Kau bilang aku merdeka, kau memilihkan untukku segalanya
Kau suruh aku berpikir, aku berpikir kau tuduh aku kapir
Aku harus bagaimana
Kau bilang bergeraklah, aku bergerak kau curigai
Kau bilang jangan banyak tingkah, aku diam saja kau waspadai
Kau ini bagaimana
Kau suruh aku memegang prinsip, aku memegang prinsip kau tuduh aku kaku
Kau suruh aku toleran, aku toleran kau bilang aku plin-plan
Kau suruh aku memegang prinsip, aku memegang prinsip kau tuduh aku kaku
Kau suruh aku toleran, aku toleran kau bilang aku plin-plan
Aku harus bagaimana
Aku kau suruh maju, aku mau maju kau selimpung kakiku
Kau suruh aku bekerja, aku bekerja kau ganggu aku
Aku kau suruh maju, aku mau maju kau selimpung kakiku
Kau suruh aku bekerja, aku bekerja kau ganggu aku
Kau ini bagaimana
Kau suruh aku taqwa, khotbah keagamaanmu membuatku sakit jiwa
Kau suruh aku mengikutimu, langkahmu tak jelas arahnya
Kau suruh aku taqwa, khotbah keagamaanmu membuatku sakit jiwa
Kau suruh aku mengikutimu, langkahmu tak jelas arahnya
Aku harus bagaimana
Aku kau suruh menghormati hukum, kebijaksanaanmu menyepelekannya
Aku kau suruh berdisiplin, kau menyontohkan yang lain
Aku kau suruh menghormati hukum, kebijaksanaanmu menyepelekannya
Aku kau suruh berdisiplin, kau menyontohkan yang lain
Kau ini bagaimana
Kau bilang Tuhan sangat dekat, kau sendiri memanggil-manggilNya dengan pengeras suara setiap saat
Kau bilang kau suka damai, kau ajak aku setiap hari bertikai
Kau bilang Tuhan sangat dekat, kau sendiri memanggil-manggilNya dengan pengeras suara setiap saat
Kau bilang kau suka damai, kau ajak aku setiap hari bertikai
Aku harus bagaimana
Aku kau suruh membangun, aku membangun kau merusakkannya
Aku kau suruh menabung, aku menabung kau menghabiskannya
Aku kau suruh membangun, aku membangun kau merusakkannya
Aku kau suruh menabung, aku menabung kau menghabiskannya
Kau ini bagaimana
Kau suruh aku menggarap sawah, sawahku kau tanami rumah-rumah
Kau bilang aku harus punya rumah, aku punya rumah kau meratakannya dengan tanah
Kau suruh aku menggarap sawah, sawahku kau tanami rumah-rumah
Kau bilang aku harus punya rumah, aku punya rumah kau meratakannya dengan tanah
Aku harus bagaimana
Aku kau larang berjudi, permainan spekulasimu menjadi-jadi
Aku kau suruh bertanggung jawab, kau sendiri terus berucap Wallahu A’lam Bisshowab
Aku kau larang berjudi, permainan spekulasimu menjadi-jadi
Aku kau suruh bertanggung jawab, kau sendiri terus berucap Wallahu A’lam Bisshowab
Kau ini bagaimana
Kau suruh aku jujur, aku jujur kau tipu aku
Kau suruh aku sabar, aku sabar kau injak tengkukku
Kau suruh aku jujur, aku jujur kau tipu aku
Kau suruh aku sabar, aku sabar kau injak tengkukku
Aku harus bagaimana
Aku kau suruh memilihmu sebagai wakilku, sudah ku pilih kau bertindak sendiri semaumu
Kau bilang kau selalu memikirkanku, aku sapa saja kau merasa terganggu
Aku kau suruh memilihmu sebagai wakilku, sudah ku pilih kau bertindak sendiri semaumu
Kau bilang kau selalu memikirkanku, aku sapa saja kau merasa terganggu
Kau ini bagaimana
Kau bilang bicaralah, aku bicara kau bilang aku ceriwis
Kau bilang jangan banyak bicara, aku bungkam kau tuduh aku apatis
Kau bilang bicaralah, aku bicara kau bilang aku ceriwis
Kau bilang jangan banyak bicara, aku bungkam kau tuduh aku apatis
Aku harus bagaimana
Kau bilang kritiklah, aku kritik kau marah
Kau bilang carikan alternatifnya, aku kasih alternatif kau bilang jangan mendikte saja
Kau bilang kritiklah, aku kritik kau marah
Kau bilang carikan alternatifnya, aku kasih alternatif kau bilang jangan mendikte saja
Kau ini bagaimana
Aku bilang terserah kau, kau tidak mau
Aku bilang terserah kita, kau tak suka
Aku bilang terserah aku, kau memakiku
Aku bilang terserah kau, kau tidak mau
Aku bilang terserah kita, kau tak suka
Aku bilang terserah aku, kau memakiku
Kau ini bagaimana
Atau aku harus bagaimana
Atau aku harus bagaimana
Contoh Paragraf Eksposisi Ciri Ciri Dan Pengertiannya
Contoh Paragraf Eksposisi Ciri Ciri Dan Pengertiannya
Contoh paragraf eksposisi - Paragraf eksposisi dapat
dengan mudah kita jumpai pada karya tulis khususnya karya tulis ilmiah
misalnya makalah, hal itu dikarenakan sifat dari paragraf eksposisi yang
selaras dengan tujuan penulisan makalah ilmiah tadi. Masih bingung?
saya yakin kebingungan anda tentang paragraf eksposisi akan hilang cukup
hanya dengan memahami pengertian paragraf eksposisi. Paragraf eksposisi adalah
paragraf yang tujuan penulisannya memaparkan, menjelaskan dan
memberikan informasi tentang sesuatu secara spesifik. Dengan kata lain
paragraf ini memberikan gambaran secara jelas tentang suatu pokok
bahasan secara obyektif.
Ciri - ciri Paragraf Eksposisi
Paragraf eksposisi memiliki ciri ciri yaitu diantaranya
- Dalam paragraf eksposisi terdapat pengertian atau definisi dari sebuah istilah yang dibahas
- Paragraf eksposisi haruslah bersifat obyektif dan tidak ada unsur yang bersifat mengarahkan atau mengajak
- Untuk memperkuat nilai obyektifitas, tidak jarang dalam paragraf eksposisi disertai dengan data yang valid dan akurat
Contoh Paragraf Eksposisi
- Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 13.466 pulau yang berada diantara benua asia dan australia serta antara samudra pasifik dan samudra hindia dengan bentuk pemerintahan republik dan memiliki jumlah penduduk muslim terbesar di dunia
- Angklung adalah alat musik tradisional yang terbuat dari bambu yang sudah terdaftar sebagai karya agung warisan budaya lisan dan non bendawi manusia dari unesco sejak bulan november tahun 2010. Dictionary of the sunda language karya Jonathan Rigg yang diterbitkan pada tahun 1862 di Batavia menuliskan bahwa angklung adalah alat musik yang terbuat dari pipa - pipa bambu yang dipotong ujung - ujungnya menyerupai pipa - pipa dalam suatu organ dan diikat bersama dalam suatu bingkai, digetarkan untuk menghasilkan bunyi.
- Pancasila adalah dasar negara Indonesia, kata pancasila terdiri dari 2 kata sansekerta yaitu panca dan sila. Panca artinya lima dan sila artinya prinsip atau asas. Lima sendi utama penyusun pancasila adalah Ketuhanan yang maha esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan /perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia
Jenis Jenis Paragraf Eksposisi
- Eksposisi berita contoh - Hari ini kota jakarta terjadi banjir hingga kedalaman 2 meter setelah terjadi hujan deras selama 1 hari 1 malam dan sebagai akibat dari keadaan tersebut banyak anak anak yang mengalami diare namun sampai berita ini diterbitkan belum ada laporan korban jiwa
- Eksposisi proses Contoh - Tuangkan satu sendok serbuk kopi dan satu setengah sendok gula dan tuangkan air panas secukupnya, minuman kopi hangat siap disajikan
- Eksposisi analis Contoh - Banyak teori yang dikemukakan untuk mengungkap misteri hilangnya pesawat di segitiga bermuda. Ada yang berpendapat bahwa segitiga bermuda terdapat pusaran arus besar dan daya tarik magnet yang menenggelamkan kapal dan menarik setiap benda yang melintasi perairan tersebut
- Eksposisi Definisi Contoh - Opini adalah pendapat, ide atau pikiran untuk menjelaskan kecenderungan atau preferensi tertentu terhadap perspektif dan ideologi akan tetapi bersifat tidak objektif karena belum mendapatkan pemastian atau pengujian
Minggu, 07 September 2014
NASIB BAHASA INDONESIA
Dalam sejarah kita, Sumpah Pemuda 28
Oktober 1928, sebenarnya mengajarkan kepada kita semangat agar bahasa
Indonesia-Melayu ini menjadi ciri bangsa Indonesia. Agar bangsa
Indonesia dikemudian hari menjadi bangsa besar dengan bahasa Indonesia.
Bukan dengan bahasa Belanda yang saat itu banyak dipakai kaum terpelajar
Indonesia, karena diwajibkan pemerintah Belanda digunakan di
sekolah-sekolah tanah air.
Para ulama kita juga merintis penggunaan bahasa Melayu ini dalam
karya-karya mereka. Bahasa Arab Jawi atau Arab Melayu mereka tulis dalam
karya-karya agung mereka mengenai bahasa, sejarah, biografi, politik,
kisah-kisah dan lain-lain. Buku-buku karya ulama dan tokoh-tokoh Islam
terkemuka seperti Nuruddin ar Raniri, Raja Ali Haji, Hamka, Mohammad
Natsir, Syafruddin Prawiranegara, A Hassan Ahmad Dahlan, Hasyim Asyari
ditulis dalam bahasa Melayu atau bahasa Arab Melayu (Arab Jawi).
Kini bahasa Inggris, seolah-olah menjadi tolok ukur kecerdasan. Bila
orang tidak bisa bahasa Inggris dengan skor sekian, maka mereka sulit
untuk masuk ke perguruan tinggi ternama. Seolah-olah derajat mereka yang
bisa bahasa Inggris, lebih tinggi dari mereka yang faham bahasa
Indonesia. Mereka lupa, bahwa kecerdasan bahasa hanyalah salah satu
kecerdasan pada diri manusia. Ada sedikitnya delapan kecerdasan di diri
manusia: kecerdasan bahasa, matematika, spasial, interpersonal, musik
dan lain-lain. Orang Indonesia bisa ahli matematika, organisasi atau
musik tanpa menguasai bahasa Inggris.
Yang paling gawat dampaknya, bila bahasa sendiri tidak dihormati,
menurut pakar pendidikan Malaysia, Prof Wan Mohd Nor Wan Daud : “Bangsa
itu menjadi tidak menghormati karya-karya orang-orang yang cerdas dari
bangsa sendiri.” Seolah-olah karya berbahasa lain mesti lebih bagus dari
tokoh-tokoh bangsa sendiri. Padahal orang-orang hebat bangsa itu
sendirilah yang hari ke hari mengamati kondisi bangsanya, yang akan
sanggup mengatasi permasalahan di bangsa itu.
Tentu, tidak dipungkiri bahasa asing perlu dikenal.
Mahasiswa-mahasiswa di perguruan tinggi perlu belajar bahasa Inggris
untuk lebih mendalami sains, teknologi, komputer dan lain-lain. Karena
memang tidak dipungkiri sains dan teknologi sekarang ini, banyak ditulis
dalam bahasa Inggris. Permasalahannya, bila bahasa Inggris diajarkan
intensif di sekolah menengah, maka para murid akan setengah matang
pemahamannya terhadap bahasa ibu sendiri. Akhirnya kemampuan bahasa
Indonesia pun setengah jadi dan bahasa Inggrisnya pun tanggung. Jadilah
penggunaan bahasa yang kacau di masyarakat, seperti kita lihat di
mall-mall, perumahan-perumahan dan buku-buku sekarang ini.
Juga banyak mental para pebisnis dan penerbit buku di tanah air sekarang ini, bila hanya menggunakan bahasa Indonesia, seolah-olah kurang keren. Kurang diminati. Mereka pun ikut-ikutan membuat judul dengan bahasa Inggris, padahal isinya bahasa Indonesia. Dampak lebih jauh generasi muda di masa 10 tahun mendatang bisa-bisa lebih bangga berbahasa Inggris daripada berbahasa Melayu. Seperti yang terjadi di Malaysia dan Singapura sekarang ini.
Memang tidak dipungkiri adanya pertarungan ide dalam memasukkan
sebuah kata serapan dalam bahasa Indonesia. Bila dulu banyak
lafadz-lafadz Arab masuk dalam kosa kata Indonesia, kini kebanyakan
kata-kata Inggris yang masuk. Seiring digesernya peranan ahli sastra
Melayu, seperti Raja Ali Haji dan Hamka dengan Gorrys Keraf dan A Teeuw.
Padahal penggantian kata kadang membawa makna yang jauh. Kata murid,
yang digulirkan secara cermat oleh cendekiawan/ulama Islam diganti
dengan kata siswa dengan menginduk pada Taman Siswa Ki Hajar Dewantoro.
Murid dari kata araada-yuriidu-muriidan. Maknanya orang mempunyai
kehendak. Orang yang mempunyai kemauan. Orang yang mempunyai cita-cita.
Sedangkan siswa? Wallahu aliimun hakiim.*
Penulis adalah peneliti Insitute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSISTS)
Rep: Cholis Akbar
Editor: Cholis Akbar
RINCIAN FORMASI ASN DAERAH DARI PELAMAR UMUM PEMERINTAH KABUPATEN LOMBOK BARAT TAHUN ANGGARAN 2014
http://lombokbaratkab.go.id/
RINCIAN FORMASI ASN DAERAH DARI PELAMAR UMUM
PEMERINTAH KABUPATEN LOMBOK BARAT
TAHUN ANGGARAN 2014
Sumber : www.panselnas.menpan.go.id
PEMERINTAH KABUPATEN LOMBOK BARAT
TAHUN ANGGARAN 2014
Sumber : www.panselnas.menpan.go.id
| NO. | NAMA JABATAN | KUALIFIKASI PENDIDIKAN | GOL./RUANG | JUMLAHA LOKASI | RENCANA PENEMPATAN |
| (1) | (2) | (3) | (4) | (5) | (6) |
| 1 | Guru Kelas Pertama | S1 PGSD/PGMI | III/a | 1 | SDN 5 Batuputih |
| 1 | SDN 15 Buwunmas | ||||
| 1 | SDN 4 Kedaro | ||||
| 1 | SDN 7 Pelangan | ||||
| 1 | SDN 10 Sekotong | ||||
| 1 | SDN 5 Tawun | ||||
| 1 | SDN 12 Buwunmas | ||||
| 1 | SDN 11 Buwunmas | ||||
| 1 | SDN 13 Buwunmas | ||||
| 1 | SDN 2 Tawun | ||||
| 2 | Guru Agama Hindu Pertama | S1 Pendidikan Agama Hindu | III/a | 1 | SDN 1 Suranadi |
| 3 | Guru Agama Budha Pertama | S1 Pendidikan Agama Budha | III/a | 1 | SDN 1 Mareje |
| 4 | Guru Bimbingan Konseling Pertama | S1 Pendidikan Bimbingan Penyuluhan/ Konseling | III/a | 1 | SMPN 2 Sekotong |
| 5 | Guru Teknik Audio-Video Pertama | S1 Pendidikan Teknik Multimedia dan Jaringan/ Desain Komunikasi Visual | III/a | 1 | SMKN 1 Gerung |
| 6 | Guru Akomodasi Perhotelan Pertama | S1 Pendidikan Perhotelan/ Manajemen Perhotelan | III/a | 1 | SMKN 2 Sekotong |
| 1 | SMKN 1 Batulayar | ||||
| 7 | Guru Teknik Komputer dan Jaringan Pertama | S1 Pendidikan Teknik Informatika/ Sistem Informatika | III/a | 1 | SMKN 1 Narmada |
| 1 | SMKN 1 Sekotong | ||||
| 8 | Guru Multimedia Pertama | S1 Pendidikan Desain Grafis/ Teknik Multimedia | III/a | 1 | SMKN 1 Gunungsari |
| 9 | Guru Teknik Pendingin dan Tata Udara Pertama | S1 Pendidikan Teknik Mesin | III/a | 1 | SMKN 2 Kuripan |
| 10 | Guru Teknik Kendaraan Ringan Pertama | S1 Pendidikan Teknik Mesin / Teknik Otomotif | III/a | 1 | SMKN 1 Lingsar |
| 1 | SMKN 1 Lembar | ||||
| 11 | Guru Teknik Sepeda Motor Pertama | S1 Pendidikan Teknik Mesin / Teknik Otomotif | III/a | 1 | SMKN 1 Sekotong |
| 12 | Guru Teknik Instalasi Tenaga Listrik Pertama | S1 Pendidikan Ilmu Elektro | III/a | 1 | SMKN 2 Gerung |
| 13 | Guru Busana Butik Pertama | S1 Pendidikan Busana Butik/ Tata Busana/ Desainer Busana | III/a | 1 | SMKN 1 Lingsar |
| 14 | Dokter Pertama | Dokter | III/b | 1 | Puskesmas Pelangan |
| 1 | RSUD | ||||
| 15 | Dokter Gigi Pertama | Dokter Gigi | III/b | 1 | Puskesmas Jembatan Kembar |
| 16 | Perawat Pelaksana | D.III Keperawatan | II/c | 1 | Puskesmas Jembatan Kembar |
| 1 | Puskesmas Pelangan | ||||
| 1 | Puskesmas Sekotong | ||||
| 1 | Puskesmas Kuripan | ||||
| 17 | Bidan Pelaksana | D.III Kebidanan | II/c | 6 | RSUD |
| 18 | Auditor Pertama | S1 / D.IV Semua Jurusan | III/a | 1 | Inspektorat |
| 19 | Analis Pendapatan Daerah | S1 / D.IV Ekonomi Manajemen/ Hukum/ Administrasi Negara/ Manjemen/ Kebijakan Publik/ Ekonomi Pembangunan/ Studi Perencanaan dan Pembangunan/ Teknik Industri/ Sekolah Bisnis dan Manajemen | III/a | 1 | Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah |
| Jumlah | 40 |
Langganan:
Postingan (Atom)





