BLOG BASTRINDO BERBAGI INFORMASI SEPUTAR PENDIDIKAN MADRASAH

Rabu, 25 September 2013

Kalender pendidikan MA





ULANGAN HARIAN BAHASA INDONESIA KELAS XII



ULANGAN HARIAN BAHASA INDONESIA KELAS XII
1.    Perhatikan ilustrasi praktik diskusi dengan topik “Kenakalan Remaja” berikut.
Putri    : Kenakalan remaja disebabkan orang tua mereka kurang memperhatikan anaknya.
Robi    : Sebagian pendapat Taning benar, tetapi yang lebih dominan adalah faktor motivasi.
                     Motivasi dalam diri mereka mengenai hidup dan masa depan.
Yuni  : Saya mendukung pendapat Labib, khususnya motivasi yang berasal tuntutan lingkungan dan motivasi dari dalam diri mereka yang positif.
Yati  :   Tentu perlu modal keterampilan dan materi untuk mendukung motivasi mereka. Bila tidak, kenakalan remaja tidak dapat dihindarkan.
Buatlah sebuah simpulan dari diskusi di atas!
2.     Sebutkan unsur-unsur penting dalam surat lamaran pekerjaan!
3.     Buatlah masing-masing satu paragraf yang berpola deduktif dan induktif!
4.     Apakah anda pernah melakukan pidato resmi di muka umum? Bagaimana menurut anda teknik melakukan pidato yang baik?

Analisis Karaktristik tokoh dan Amanat yang tersirat dalam sinapsis Novel dibawah ini!
5.              Sinapsis Novel ini menceritakan perjuangan seorang tenaga pendidik (guru) honorer dua lembaga pendidikan swasta di sebuah kampung jauh dari suasana perkotaan, tepatnya sekolah pedalaman Barumun, yakni Madrasah Aliyah Amaliah dan SMP Islam Nurrazzi, sekolah miskin dan ambruk, dia bernama Marfuddin Lubis, yang biasa disapa dengan pak Lubis. Pak lubis selain mengajar, juga menjadi kepala keluarga, memiliki dua orang anak, dan tidak mempunyai rumah, selain masih bergantung kepada mertuanya. Walaupaun demikian, dia adalah sosok panutan guru-guru, dicintai siswa-siswinya dari berbagai angkatan, maklum saja beliau telah mengabdi sepuluh tahunan lebih, namun semangat dan totalitasnya tidak pernah pudar di tengah guncangan hidup. Semangatnya itu terbukti dengan memenangi ‘Guru Tauladan’ di kecamatan Barumun. Dengan honerer seadanya, berkisar lima puluh ribu sampai dengan seratus ribu rupiah perbulan, dia tetap mengabdi di sekolah tersebut, baginya menjadi guru bukan sekedar tanggung jawab kerja, tapi panggilan jiwa dan bentuk pengabdian kepada Sang Khalik.
Lubis adalah sosok guru yang memiliki idealisme dan prinsif yang teguh, kuat dan mengakar dalam pribadinya. Menjadi guru PNS yang sebagian orang menebusnya dengan uang tidak akan pernah dilakukan Lubis. Menghidupi keluarganya cukup menjadi guru swasta dan kerja sampingan, serta terus berdoa kepada yang Allah. Kecintaan Lubis pada pengabdian di sekolah asal ditunjukkan dengan komitmentnya, dia dengan halus tidak menerima tawaran dari dr. Rosmaida Hararap pemilik sekolah yang berencana menginginkan sekolah baru berdirinya dikelola oleh pak Lubis. Sekolah milik dr. Rosmaida merupakan sekolah yang rencananya akan berstandar nasional bahkan internasional, dimana fasilitas mewah dan gedung yang besar, di samping itu para pengelola akan mendapat pemasukan finansial cukup banyak untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Tentunya, pak Lubis memilki banyak pertimbangan, salah satu yang mendasar adalah karena sekolah asal masih membutuhkannya pengapdiannya, anak-anak SMP Islam Nurazizi dan MA Amaliyah masih mengharapkannya. Dalam pikiran pak Lubis, anak-anak desa ini harus didik, dikobarkan cita-cita dan mimpinya. Sekiranya dia meninggalkan sekolah asal, akan terlantarlah anak-anak tersebut.
Suatu ketika, Lubis terjatuh dengan benturan yang sangat keras di kakinya dalam perjalanan pulang, mengharuskan dr. Rosmaida menangani di tempat kliniknya. Beberapa hari berada di klinik dr. Rosmaida membuatnya lebih segar dan terasa sehat. Akhinya dengan permintaan keluarganya mengharuskan pulang. Di tengah kesakitannya, Lubis sempat pergi ke madrasah Amaliyah kembali menekuni tugasnya sebagai guru, bagai gayung bersambut, semua siswa dan guru-guru menyambut kehadirannya. Dengan wajah manis dan ceria murid, guru sekolah, memberikan warna lain pada hari itu.
Hidup memang sebuah perlawanan. Perlawanan melawan kondisi dan keadaan. Hari itu Aisyah istri pak Lubis meninggal. Suasana menjadikan lubis terebenam pada kemurungan dan kesedihan. Tak lama setelah kepergian istrinya, dia bangkit dari kesedihan dan menatap masa depannya, seorang sosok guru yang teguh. Sebuah prinsif yang sangat kuat dari pak Lubis, ketika dr. Rosmaida mencoba memeluk dan menciumnya saat berada di rumah pak Lubis, dengan keras mengharapakan perempuan itu keluar dari rumah. Berbagai rintangan yang dihadapi Lubis datagn silih berganti, mulai dari kematian istirnya, meninggalnya Ibu kandung, disusul lagi dengan penutupan SMP Islam Nurarazizi, meninggalnya kepala sekolah MA Amaliyah dan musibah lainnya terus menyertai Lubis. Tekadnya untuk terus berjuang saat seorang diri pada sekolah Amaliyah terus menggelora. Pada akhirnya, Tuhan pun mengabulkan semua mimpinya, dengan mengikuti lomba guru tauladan tingkat kabupaten. Kesempatan itu digunakan untuk menyampaikan kondisi dan derita sekolah yang selama ini dihadapi. Panitia memenangkan Lubis sebagai “Guru Tauladan” dengannya MA Amaliyah kembali dibangun dengan dukungan pemerintah daerah. Tuhan memenuhi janji hamba-Nya dengan mempertemukan Sufiatun mantan siswinya dulu, gadis cantik nan sholehah untuk mendampingi perjuangannya.

MENGUNGKAP TABIR RAHASIA MAN JADDA WAJADA

MENGUNGKAP TABIR RAHASIA MAN JADDA WAJADA


Man jadda wajada. Barang siapa yang bersungguh-sungguh maka akan mendapatakannya (Berhasil). Kata mutiara berbahasa Arab itu sangat akrab di telinga kita dan termuat dalam kitab Ta’lim Muta’alim karya Sekh Al-Jarnuji. Ta’lim Muta’alim adalah kitab yang menjelaskan tentang hubungan murid dan guru dalam menuntut ilmu, entah itu mengenai etika yang harus dilakukan para murid dalam belajar dan mencari ilmu atau tentang syarat-syarat yang harus dimiliki oleh murid dalam menuntut ilmu. Kitab ini sering dipelajari di pesantren. Baik yang salafi maupun modern. Pertanyaannya kemudian adalah, masih relevan atau tidakkah kata mutiara tersebut dengan konteks kekinian? Untuk menjawab hal tersebut, mari kita telisik lebih dalam kandungan isi dari kitab Ta’lim Muta’alim tersebut.
Pada pasal pertama, kitab ini menjelaskan tentang seorang murid yang tidak akan mendapatkan ilmu kecuali dengan adanya 6 (enam) syarat yang harus dipenuhi. Syarat-syarat tersebut adalah; petama, memiliki kecerdasan. Kecerdasan ini tidak sebatas kecerdasan intelektual saja, tetapi masih memiliki pendukung yang lain yakni kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual. Seorang pelajar yang memiliki kecerdasan-kecerdasan tersebut tidak akan mengalami kesulitan di dalam menerima pelajaran dari gurunya. Kecerdasan intelektual berfungsi untuk mencerna pelajaran yang lebih menekankan pada fungsi akal pikiran. Kecerdasan emosional berperan pada aspek pendekatan yang digunakan dalam belajar. Entah yang berupa musyawarah dalam memecahkan suatu persoalan atau kedekatan hubungan secara personal seorang murid kepada gurunya. Misalkan dalam bab lain disebutkan, jarak seorang murid dengan gurunya tak lebih dari semeter jauhnya. Kecerdasan yang terakhir adalah kecerdasan spiritual,yakni, sebuah kecerdasan yang lebih menitikberatkan pada hubungan murid kepada sang pencipta. Kecerdasan spiritual sering diasah lewat riyadhoh dan tirakat melalui puasa sunnah senin-kamis dan do’a panjang yang mereka munajatkan pada waktu qiyamul lail. Salah seorang Ustadz sewaktu di Ma’had dulu juga menganjurkan untuk selalu menunaikan dua hal ini, karena merupakan alat ampuh bagi orang yang sedang menuntut ilmu, demikian juga pengalaman yang pernah penulis alami sewaktu masih di bangku sekolah dulu.
Kedua, gemar terhadap ilmu pengetahuan, dalam artian adanya keinginan untuk mengetahui semua ilmu. Hal ini merupakan sifat alamiah manusia yang ingin mengetahui segala hal yang ada. Jika semangat ingin tahu muncul dalam setiap diri murid, maka secara tidak langsung memotivasi mereka untuk terus selalu gemar belajar, baik dengan, membaca, diskusi atau musyawarah bertukar pendapat untuk memecahkaan suatu persoalan.
Syarat yang ketiga, seorang murid harus sungguh-sungguh (jihad) dalam menuntut ilmu. Kesungguhan seorang murid dalam menuntut ilmu tampak terlihat dari pengaturan waktu yang mereka lalui dalam 24 jam. Seorang murid yang memiliki kesungguhan hati dalam menuntut ilmu seyogyanya tidak menyia-nyiakan waktunya untuk melakukan pekerjaan yang tidak memiliki manfaat atau kurang bernilai untuk dirinya sendiri. Kesungguhan hati disini juga bermakna memiliki kesabaran atas segala ujian dan cobaan dari Allah SWT, baik yang berupa keadaan sakit atau dalam keadaan yang tidak mengenakkan lainnya yang dialami oleh si murid. Pepatah lawas mengatakan semakin tinggi suatu pohon, maka semakin kencang pula angin yang berhembus dan menginginkan ia jatuh.
Keempat, harus memiliki bekal. Bekal dalam konteks ini terbagi dalam dua hal, yakni bekal yang dalam arti fisik (harta benda) dan jelas dipandang mata. Bekal dalam bentuk fisik bagi murid yang sedang menuntut ilmu sangat dibutuhkan terutama dalam pemenuhan kebutuhan fisik. Seorang murid juga membutuhkan tunjangan vitamin, protein dan mineral yang cukup dalam menuntut ilmu. Dan bekal yang tak kasat mata (bathiniah), yakni kesiapan akal dan mental dalam menerima semua pelajaran yang diajarkan oleh sang guru. Bekal disini juga bisa diartikan adanya biaya untuk menuntut ilmu atau sekolah. Sudah sejak zaman sahabat nabi dulu, sebuah pengetahuan (ilmu) tentang apapun itu sangat bernilai dan mahal harganya. Kita tentu ingat, Sayidina Ali Bin Abi Tholib -ia kunci ilmu dan Nabi Muahmmad SAW adalah kotanya.. Imam Ali dengan ikhlas menjadi hamba sahaya seseorang yang telah mengajarkannya ilmu pengetahuan, meskipun hanya satu kata.
Kelima, adanya guru pembimbing. Peran guru pembimbing memiliki peran vital dalam kesuksesan seorang murid. Guru yang bijak akan mengarahkan murid-muridnya kepada jalan yang benar yang sesuai dengan muridnya. Artinya, segala keinginan murid diakomodir oleh guru dan dibimbing agar sesuai dengan aturan dan norma yang ada dan berlaku di masyarakat. Guru memiliki peran sebagai pengarah bakat dan skill bawaan sejak lahir yang dimiliki murid-muridnya.
Selain dari itu, tugas guru yang mulia adalah mengajar dan mendidik. Inilah yang sering dilupakan masyarakat sekarang. Di sekolah yang sering kita temui, guru hanya sebatas mengajarkan pelajaran-pelajaran sesuai dengan bidangnya masing-masing dan sering meninggalkan perannya sebagai pendidik yang justru sangat dibutuhkan oleh murid-muridnya. Disamping itu, kebiasaan guru yang baik adalah mendo’akan semua muridnya setiap ba’da shalat yang dia tunaikan. Karena do’a seorang guru memiliki peran yang cukup sentral untuk menghantarkan si murid meraih kesuksesan yang dicita-citakannya semenjak kecil.
Yang terakhir dari enam syarat tersebut adalah waktu yang lama (konsisten). Artinya, menuntut ilmu itu, ilmu apapun itu tak bisa dicapai dengan cara singkat semudah membalikkan telapak tangan. Orang mau pintar harus bahkan wajib untuk berproses yaknidengan jalan belajar yang membutuhkan waktu yang lama. Karena sebuah proses tak seperti ajang pencarian bakat yang serba instant dan cepat. Sering, kita jumpai di televisi ajang-ajang pencarian bakat yang secara instant menjadikan seseorang terkenal karena bakat yang dimilikinya. Namun, itu semua hanya sebatas kulit ari semata yang dipoles sedemikian rupa dan seapik mungkin, belum mencapai isinya yang menurut penulis lebih penting.
Akhirnya, setelah menilik syarat-syarat dalam menuntut ilmu di atas, sangat wajar bila banyak dari keluarga, teman, dan saudara kita yang berhasil dalam menuntut ilmu dan sukses di kemudian hari adalah mereka yang memenuhi dan menjalankan semua syarat tersebut. Yang artinya, apa yang ditulis oleh mushonif (pengarang kitab) dalam kitab kuning tersebut masih relevans dan memiliki kesesuaian dengan zaman modern.
Demikian yang dapat kami sampaikan, marilah kita selalu terus belajar hingga ajal menjemput. Karena orang yang terus mau belajar adalah orang yang mengerti ketidak-tahuan yang ada dalam dirinya, bukanlah orang yang enggan untuk belajar dan merasa pintar padahal pengetahuannya masih dangkal. Semoga bermanfaat. Amin. (*)

Jumat, 20 September 2013

Indönesia Bisa

Indonesia masih memimpin 1-O atas timur leste.Moga indonesia bisa lo2s ke final piala aff U19.Aamiin! Selamat menyaksikan babak kedua sob!

Rabu, 18 September 2013

Ulangan Harian Kelas XI DAN XII

ULANGAN HARIAN BESOK TERBENTUR DENGAN HARI PENCOBLOSAN CALON BUPATI
JADI
MUNGKIN DITUNDA SAMPAI WAKTU YANG BELUM DITENTUKAN

Materi pembelajaran Pidato

Pidato

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Pidato adalah sebuah kegiatan berbicara di depan umum atau berorasi untuk menyatakan pendapatnya, atau memberikan gambaran tentang suatu hal. Pidato biasanya dibawakan oleh seorang yang memberikan orasi-orasi, dan pernyataan tentang suatu hal/peristiwa yang penting dan patut diperbincangkan. Pidato adalah salah satu teori dari pelajaran bahasa indonesia.
Pidato biasanya digunakan oleh seorang pemimpin untuk memimpin dan berorasi di depan banyak anak buahnya atau khalayak ramai.

Fungsi pidato

  • Mempermudah komunikasi antar atasan dan bawahan.
  • Mempermudah komunikasi antar sesama anggota organisasi.
  • Menciptakan suatu keadaan yang kondusif dimana hanya perlu 1 orang saja yang melakukan orasi/pidato tersebut.
  • mempermudah komunikasi.
Pidato yang baik dapat memberikan suatu kesan positif bagi orang-orang yang mendengar pidato tersebut. Kemampuan berpidato atau berbicara yang baik di depan umum dapat membantu untuk mencapai jenjang karier yang baik. Contoh pidato yaitu seperti pidato kenegaraan, pidato menyambut hari besar, pidato pembangkit semangat, pidato sambutan acara atau event, dan lain sebagainya. Dalam berpidato, penampilan, gaya bahasa, dan ekspresi kita hendaknya doperhatikan serta kita harus percaya diri menyampaikan isi dari pidato kita, agar orang yang melihat pidato kita pun tertarik dan terpengaruh oleh pidato yang kita sampaikan.

Praktik pidato

Contoh pidato

  • Pidato kenegaraan
  • Pidato wisuda
  • Pidato kepemimpinan
  • Pidato keagamaan
  • Orasi

Metode Pidato

  • Impromptu yaitu metode berpidato yang serta merta tanpa adanya persiapan
  • Memoriter yaitu metode berpidato dengan menghapalkan naskah pidato terlebih dahulu.
  • Naskah yaitu metode berpidato dengan membacakan teks/naskah pidato.
  • Ekstemporan yaitu metode berpidato dengan terlebih dahulu menyiapkan garis-garis besar konsep pidato yang akan disampaikan.

Jumat, 13 September 2013

film satu jam saja

Satu Jam Saja

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Satu Jam Saja
Poster film Satu Jam Saja.jpg
Sutradara Ario Rubbik
Produser Santy Karno
Penulis Rano Karno
Pemeran Vino Bastian
Revalina S Temat
Andhika Pratama
Rano Karno
Widyawati
Marini
Rima Melati
Imey Liem
Musik Purwacaraka
Penyunting Aline Jusria
Distributor Karnos Film
Tanggal rilis 7 Oktober 2010
Durasi 106 menit
Negara Indonesia
Satu Jam Saja adalah film Indonesia yang dirilis 7 Oktober 2010 yang disutradarai oleh Ario Rubbik yang dibintangi oleh Vino Bastian, Revalina S Temat, dan Andhika Pratama.

Sinopsis

Andika (Vino G. Bastian), Gadis (Revalina S. Temat) dan Hans (Andhika Pratama). Mereka adalah sahabat sejati dan masing-masing berjanji untuk saling menjaga namun tidak saling mencintai. Andika berkesempatan mendapat beasiswa untuk pergi kuliah ke Jerman.
Kedua sahabatnya (Gadis dan Hans) pergi mencarinya untuk menyampaikan kabar gembira tersebut, namun ternyata dalam perjalanan mereka mendapat musibah dan kendaraan yang ditumpanginya mengalami kerusakan. Hujan begitu lebat, Hans merencanakan sebuah perbuatan terkutuk dan Gadis harus menerima akibatnya Andika yang sejak lama mencintai Gadis mengambil alih tanggung jawab tersebut walaupun Andika harus kehilangan masa depannya dengan melepas beasiswa kuliah di Jerman.
Namun Hans datang kembali dan ingin merebut Gadis. Sebagai seorang sahabat sejati , Andika lebih memikirkan kebahagiaan Gadis, yang ada dalam pikiranya adalah melindungi Sahabat sekaligus istrinya dengan menyembunyikan pertemuannya dengan Hans. Semakin lama Gadis menyadari betapa besar cinta Andika namun waktu tak dapat menunggu kebahagiaan mereka. Akankah kebahagian mereka terwujud?[1]

Pemeran

  • Andika - Vino G. Bastian
  • Gadis - Revalina S Temat
  • Hans - Andhika Pratama

Kamis, 12 September 2013

Indo vs myanmar

MNC Siarkan Indonesia
U-19 vs Myanmar U-19 Kamis, 12 September 2013
15:31 WIB istimewa
Logo MNC TV TRIBUNNEWS.COM - Televisi MNC akan menyiarkan laga
Indonesia melawan Myanmar di
Piala AFF U-19 2013. Pertandingan itu digelar di
stadion Petrokimia, Gresik,
Jawa Timur, Kamis (12/9/2013)
pukul 19.30 WIB. Prakiraan Susunan Pemain: Myanmar (4-4-2)
- Pelatih: Gerd Zeise
- Pemain: Myo Min , Htike Aling,
Thiza Zaw, Kyaw Min, Myo Ko
Tun, Yan Naing, Aling Thu,
Maung Soe, Chan Aling, Min Kyaw Khant, Si Thu Aling. Indonesia (4-3-3)
- Pelatih: Indra Sjafri
- Pemain: Ilham, Muchlis, Maldini,
Alqomar, Hargianto, Evan,
Fachtu, Yama, Sahrul, Putu,
Ravi Hasil Pertandingan:
- Selasa (10/9) Myanmar Vs
Malaysia 1-1
- Selasa (10/9) Indonesia Vs
Brunei 5-0 Jadwal Laga Myanmar:
- Kamis (12/9) Myanmar Vs
Indonesia
- Sabtu (14/9) Myanmar Vs
Brunei
- Senin (16/9) Myanmar Vs Vietnam
- Rabu (18/9) Myanmar Vs
Thailand Jadwal Laga Indonesia
- Kamis (12/9) Indonesia Vs
Myanmar Stadion Petrokimia
Gresik
- Sabtu (14/9) Indonesia Vs
Vietnam Stadion Petrokimia Gresik
- Senin (16/9) Indonesia Vs
Thailand Stadion Gelora Delta
Sidoarjo
- Rabu (18/9) Indonesia Vs
Malaysia Stadion Gelora Delta Sidoarjo Grup B:
1. Brunei Darussalam
2. Indonesia
3. Vietnam
4. Malaysia
5. Myanmar 6. Thailand Perjalanan Timnas U-19
Indonesia ke Piala AFF 3-1: Mengalahkan Diklat
Salatiga dalam uji coba 18 Juli
lalu
1-1: Ditahan imbang Sleman
United pada uji coba 20 Juli lalu
5-0: Mengalahkan Popnas DIY dalam uji coba Kamis 25 Juli lalu
3-0: Mengalahkan Protaba
Bantul dalam laga uji coba 27
Juli lalu
3-0: Mengalahkan Putra Berlian
Semarang dalam uji coba 3 Agustus lalu
1-0: Mengalahkan PON Jatim
dalam laga uji coba 17 Agustus
lalu
0-0: Menahan imbang UAE
dalam laga uji coba di Malaysia 22 Agustus lalu
4-0: Mengalahkan Gresik United
dalam laga uji coba 26 Agustus
lalu

Rabu, 11 September 2013

paragraf deskriptif

Paragraf - Belajar kembali untuk mendalami Bahasa Indonesia tentang paragraf. Bila sebelumnya telah membaca paragraf persuasif dan bentuk karangan narasi kali ini saya sharing mengenai paragraf deskripsi atau deskriptif. Sebuah jenis paragraf yang menarik dan sering digunakan penulis untuk memotret banyak hal. Dalam mempelajari paragraf deksriptif ini Anda akan mempelajari beberapa hal berikut ini:

Daftar Isi

  1. Pengertian Paragraf Deskriptif (deskripsi)
  2. Tujuan Paragraf Deskriptif
  3. Jenis Paragraf Deskriptif
  4. Ciri-Ciri Paragraf Deskriptif
  5. Langkah Menulis Paragraf Deskriptif
  6. Contoh Paragraf Deskripsi


Pengertian Paragraf Deskriptif (deskripsi)

Paragraf deskripsi adalah paragraf yang menjelaskan kepada pembaca mengenai suatu hal seperti objek; gagasan; tempat; atau peristiwa melalui perincian dan detail hal tersebut. Penulis menggunakan ilustrasi untuk menjelaskan hal tersebut melalui keadaan, warna, rasa, atau kesan  yang ada pada hal tersebut. Dengan kata lain, diskripsi adalah melukis atau memotret benda atau suasana dengan kata-kata.


Tujuan Paragraf Deskriptif

Paragraf deskriptif bertujuan untuk menggambarkan suatu objek sehingga pembaca bisa seolah-olah melihat, mendengar, merasakan atau mengalami objek dan peristiwa yang dideskripsikan penulis.


Jenis Paragraf Deskriptif

Secara umum, paragraf deskripsi dibedakan atas tiga macam, yaitu:

  1. Paragraf deskripsi spasial adalah paragraf yang melukiskan ruang atau tempat berlangsungnya suatu peristiwa.
  2. Paragraf deskripsi objektif adalah paragraf  yang menggambarkan suatu hal atau orang dengan mengungkapkan identitasnya secara apa adanya sehingga pembaca dapat membayangkan keadaannya.
  3. Paragraf Deskripsi Subjektif, paragraf ini menggambarkan objek seperti tafsiran atau kesan perasaan penulis.

Ciri-Ciri Paragraf Deskriptif

  1. Menggambarkan atau melukiskan sesuatu.
  2. Penggambaran tersebut dilakukan sejelas-jelasnya dengan melibatkan kesan indera.
  3. Membuat pembaca atau pendengar merasakan sendiri atau mengalami sendiri.

Langkah Menulis Paragraf Deskriptif


1) Cari sebuth topik


Untuk menulis paragraf deskriptif dengan baik, pertama kali yang harus kamu lakukan adalah 1) mencari topik yang bagus, dan 2) mempelajari dengan baik topik tersebut.

Agar lebih mudah pada langkah awal ini, cara terbaik untuk mendapatkan ide topik yang akan diangkat atau ditulis dalam bentuk paragraf deskriptif adalah melihat apa yang ada disekelilingmu. Coba berjalan-jalan dirumah, ruang tamu, sampai ke dapur, lihat semua hal yang ada, tentu kamu akan mendapatkan hal atau objek yang baik untuk ditulis deskriptif. Sepatu baru, tas kesayangan, meja belajar, dan lain-lain adalah ide menarik yang bisa ditulis secara deskriptif.

Selanjutnya pelajari objek yang sudah kamu dapatkan. Untuk mempermudah coba ikuti beberapa pertanyaan berikut untuk mempelajari objek yang akan di tulis.
  1. Bagaimana rasa, suara, bau objek ini?
  2. Berapa ukurannya?
  3. Bagaimana bentuknya?
  4. Berapa beratnya?
  5. Apa warnanya?
  6. Bagimana kondisinya?

Kembangkan terus pertanyaan lanjutan sampai kamu benar-benar memahami objek tersebut.

2) Rancanglah sebuah paragraf deskriptif


Setelah kamu memilih sebuah topik dan telah mengoleksi beberapa detail topik tersebut, kamu sudah siap untuk menyusun paragraf deskriptif dengan merancang paragraf deskriptif secara kasar. Tulis saja topik utamanya dan semua detail yang telah kamu ketahui.

3) Revisi Paragraf deskriptifmu


Kini saatnya kamu merevisi paragraf kasar yang telah kamu tulis. Konsentrasi saja pada penyusunan gambaran detail yang kamu buat. Apakah kalimatnya sudah jelas, logis, dan setiap detail dapat tersusun dengan baik.

4) Cek dan Baca kembali paragraf deskriptifmu


Paragraf deskriptif hasil revisimu sudah selesai, kini saatnya membaca kembali. Ajak teman kamu untuk membacanya dan minta pendapatnya  untuk memperbaiki tulisanmu. Kamu juga bisa menggunakan beberapa pertanyaan ini untuk cek apakah paragraf deskriptifmu telah memenuhi syarat.

  1. Apakah paragrafmu sudah dimulai dengan sebuah kalimat utama? Sebuah kalimat utama mengenai objek yang akan jelaskan detailnya.
  2. Apakah paragraf sudah konsisten, jelas dan spesifik?
  3. Apakah paragraf sudah tersusun dengan kalimat yang lengkap?
  4. Apakah semua kalimat pendukung yang berisi gambaran dan penjelasan sudah menjelaskan kalimat utama di awal paragraf?
  5. Apakah kamu sudah mengurutkan deskripsinya dengan baik dan logis?
  6. Apakah kamu sudah menutup paragraf dengan kalimat yang mengesankan bahwa objek yang kamu deskripsikan itu adalah hal yang sepesial, istimewa, atau unik, yang menarik pembaca?

Bila pertanyaan-pertanyaan dasar tersebut telah dapat kamu aplikasikan pada paragraf yang baru kamu buat, maka kamu sudah mendapatkan sebuah paragraf deskripsi yang baik.

Contoh Paragraf Deskripsi


Pemandangan Pantai Mojopahit - Mojokerto sangat mempesona. di sebelah kiri terlihat tebing yang amat sangat tinggi dan di sebelah kanan kita bisa melihat batu karang besar yang seolah-olah siap menjaga gempuran ombak yang datang setiap saat. Banyaknya wisatawan yang selalu mengunjungi Pantai Mojopahit ini membuat pantai ini tidak pernah sepi dari pengunjung. Di pantai Mojopahit ini keta bisa bermain pasir dan merasakan hembusan segar angin laut. Kita juga bisa naik kuda ataupun angkutan sejenis andong yang bisa membawa kita ke area karang laut yang sungguh sangat indah. Disore hari, kita bisa melihat matahari terbenam yang merupakan momen sangat istimewa melihat matahari yang seolah-olah amsuk ke dalam hamparan air laut.

Contoh Karangan Paragraf Deskripsi


Tepat
pukul 06.00 aku terbangun, diiringi dengan suara-suara ayam yang berkokok seolah menyanyi sambil membangunkan orang-orang yang masih tertidur. Serta dapat ku lihat burung-burung yang berterbangan meninggalkan sarangnya untuk mencari makan. Dari timur sang surya menyapaku dengan malu-malu untuk menampakkan cahayanya. Aku berjalan kehalaman depan rumah tepat dihadapan ku ada sebuah jalan besar untuk berlalu lintas dari kejauhan terlihat sawah-sawah milik para petani yang ditanami padi masih berwarna hijau terlihat sangat sejuk, indah, dan damai. Dari kejauhan pula terlihat seorang petani yang sedang membajak sawahnya yang belum ditanami tumbuhan, dan ada juga petani yang sedang mencari rumput untuk makanan binatang peliharaannya seperti kambing, sapi, dan kerbau. Didesa ku rata-rata penduduknya berprofesi sebagai petani.

Pagi
ini terlihat sangat sibuk, dijalan-jalan terlihat ibu-ibu yang tengah berjalan menuju pasar untuk berjualan sayuran. Tetangga ku seorang peternak bebek juga tidak kalah sibuknya dengan orang-orang. Pagi-pagi sekali dia berjalan menggiring bebek-bebeknya kerawa dekat sawah untuk mencari makanan, bebek-bebek yang pintar mereka berbaris dengan rapi pengembalanya. Sungguh pemandangan yang sangat menarik dilihat ketika kita bangun tidur.

Dihalaman
rumah kakek ku yang menghadap ketimur terdapat pohon-pohon yang rindang, ada pohon mangga yang sedang berbuah sangat lebat, disamping kiri pohon mangga terdapat pula pohon jambu air yang belum berbuah karena belum musimnya. Dan disebelah kanan rumah ada pohon rambutan yang buahnya sangat manis rasanya. Sungguh pemandangan yang indah desa yang sangat asri dan damai ini adalah desa tempat tinggal kakek ku serta tempat kelahiran ku. Desa yang bernama Nambahdadi ini adalah tempat yang paling sering aku kunjungi saat liburan. Selain bias bertemu kakek dan nenek aku juga bias melihat pemandangan yang indah nan damai.

kampanye madrasah

Selamat siang para blogger.....
siang ini memulai aktivitas di madrasah, siang ini agendanya akan ada sosialisasi  berbau politik
parah sekali. kenapa bisa begitu.......? kenapa madrasah dijadikan lahan kampanye.......

Analisis puisi

Membaca Tanda-tanda
(Taufik Ismail) Ada sesuatu yang rasanya mulai lepas dari tangan
dan meluncur lewat sela-sela jari kita Ada sesuatu yang mulanya tidak begitu jelas
tapi kita kini mulai merindukannya Kita saksikan udara abu-abu warnanya
Kita saksikan air danau yang semakin surut jadinya
Burung-burung kecil tak lagi berkicau pergi hari Hutan kehilangan ranting
Ranting kehilangan daun
Daun kehilangan dahan
Dahan kehilangan hutan Kita saksikan zat asam didesak asam arang dan karbon dioksid itu menggilas paru-paru Kita saksikan
Gunung membawa abu
Abu membawa batu
Batu membawa lindu
Lindu membawa longsor
Longsor membawa air Air membawa banjir
Banjir air mata Kita telah saksikan seribu tanda-tanda
Bisakah kita membaca tanda- tanda? Allah
Kami telah membaca gempa
Kami telah disapu banjir
Kami telah dihalau api dan hama
Kami telah dihujani api dan batu
Allah
Ampunilah dosa-dosa kami Beri kami kearifan membaca tanda-tanda Karena ada sesuatu yang rasanya mulai lepas dari tangan
akan meluncur lewat sela-sela jari Karena ada sesuatu yang mulanya tak begitu jelas
tapi kini kami mulai merindukannya Analisis Puisi “Membaca
Tanda-tanda” Melalui
Aspek Semantik Puisi Semantik adalah ilmu
yang mempelajari tentang
makna. Dalam menganalisis
puisi melalui aspek semantik,
ada empat hal yang perlu
dikaji yaitu makna, bahasa kiasan, imaji (citraan) dan
simbol. 2.1.1 Makna Memahami dan mengkaji sebuah puisi
tidaklah mudah, terlebih
lagi sekarang puisi makin
komlpeks dan aneh.
Selain itu, bahasa puisi
biasanya menyimpang dari tata bahasa normatif,
sehingga pembaca
mengalami kesulitan
untuk memahami puisi
tersebut. Puisi adalah sebuah karya sastra yang baru
mempunyai makna bila
diberi makna oleh
pembacanya. Pemaknaan
sering juga disebut
interpretasi. Pemberian makna atau interpretasi
sebuah karya sastra,
dalam hal ini tergantung
pada kemampuan
pembacanya di bidang
bahasa, selain itu dibutuhkan kemampuan
tentang konvensi sastra
dan budaya tertentu.
Pemaknaan sebuah puisi
antara satu pembaca
dengan pembaca yang lain berbeda-beda karena
karya sastra termasuk
puisi memiliki sifat
polyinterpretable atau
multi tafsir. Begitu pula
dalam analisis penulis mengenai makna dalam
puisi Membaca Tanda-
tanda karya Taufik Ismail
dalam makalah ini,
mungkin akan berbeda
dengan pemaknaan yang diberikan orang lain. Puisi Membaca Tanda-tanda memiliki
makna bahwa Taufik
Ismail selaku penciptanya
mengajak pembaca untuk
dapat membaca gejala-
gejala alam yang terjadi di sekitar kita. Pembaca
diajak untuk peka
terhadap perubahan alam
yang semakin lama
semakin memprihatinkan
keadannya. Alam yang dulunya asri, indah dan
nyaman, kini terusik
dengan kerusakan akibat
tangan-tangan manusia
yang banyak merusak
lingkungan. Taufik dalam puisi ini mencurahkan
perasaannya yang
merindukan lingkungan
yang alami dan murni. Ia
sangat menyesalkan apa
yang terjadi saat ini. Sudah banyak gejala alam
yang memperingatkan
manusia untuk sadar
akan pentingnya menjaga
lingkungan. Namun
dengan banyaknya gejala alam ini Taufik masih
mempertanyakan apakah
kita (manusia) bisa
membaca gejala-gejala
perubahan pada alam.
2.1.2 Bahasa Kiasan Dalam karya sastra seperti puisi, untuk
menimbulkan efek estetik
atau efek kepuitisannya
maka digunakanlah gaya
bahasa. Selain itu tujuan
penyair menggunakan gaya bahasa dalam
puisinya antara lain untuk
menghasilkan kesenangan
yang bersifat imajinatif,
menghasilkan makna
tambahan, agar dapat menambah konkrit sikap
dan perasaan penyair
dan agar makna yang
diungkapkan lebih padat. Salah satu gaya bahasa yang sering
digunakan dalam menulis
puisi adalah bahasa
kiasan. Bahasa kiasan
menyebabkan puisi
menjadi menarik, menimbulkan kesegaran,
hidup dan terutama
menimbulkan kejelasan
gambaran angan. Bahasa
kiasan ini mengiaskan
atau mempersamakan sesuatu hal dengan hal
lain supaya gambaran
menjadi jelas, lebih
menarik dan hidup.
Bahasa kiasan mencakup:
perbandingan atau simile, metafora, perumpamaan
epos, personifikasi,
metonimi, sinekdok,
alegori dan sebagainya.
Namun, secara umum
bahasa-bahasa kiasan tersebut memiliki sifat
memepertalikan sesuatu
dengan cara
menghubungkannya
dengan sesuatu yang lain. Puisi Membaca Tanda-tanda tidak
memakai banyak ragam
bahasa kiasan atau
majas. Bahasa kiasan
yang digunakan hanya
seperti berikut : 1. Personifikasi Personifkasi adalah semacam
gaya bahasa
kiasan yang
menggambarkan
bendabenda
mati atau barang-barang
yang tidak
bernyawa
seolah-olah
memiliki sifat-
sifat kemanusiaan
(Keraf. 2008:
140).
Personifikasi
dalam puisi ini
terdapat pada kutipan sebagai
berikut :
· Kita saksikan
zat asam
didesak
karbon
dioksid itu
menggilas paru-paru
(bait
kelima)
Syarat dan Persyaratan CPNS 2013. Bagi anda yang berencana untuk ikut mendaftar CPNS pada tahun 2013 ini, anda harus mempersiapkan dan memperhatikan Syarat dan persyaratan CPNS 2013 ini bisa diterima. Ini adalah gambaran
umummengenaiSyarat pendaftaran CPNS 2013 untuk semua Formasi termasuk guru, bidan dan perawat dan formasi lainnya. A. PERSYARATAN UMUM • Warga Negara Indonesia;
• Bertaqwa kepada Tuhan Yang
Maha Esa;
• Memiliki Integritas yang tinggi
terhadap Negara Kesatuan
Republik Indonesia; • Tidak pernah dihukum penjara
atau kurungan berdasarkan
putusan pengadilan yang sudah
mempunyai
• kekuatan hukum yang tetap,
karena melakukan suatu tindak pidana kejahatan;
• Tidak pernah diberhentikan
dengan hormat tidak atas
permintaan sendiri atau tidak
dengan hormat
• sebagai Pegawai Negeri Sipil atau diberhentikan tidak dengan
hormat sebagai pegawai swasta;
• Tidak berkedudukan sebagai
Calon Pegawai Negeri Sipil atau
Pegawai Negeri Sipil;
• Mempunyai kualifikasi pendidikan, kecakapan, keahlian
dan keterampilan yang
diperlukan;
• Berkelakuan baik;
• Sehat jasmani dan rohani; dan
• Syarat lain yang ditentukan dalam persyaratan jabatan. B. PERSYARATAN KHUSUS • Berusia serendah-rendahnya
18 (delapan belas) tahun dan
setinggi-tingginya 35 (tiga puluh
lima) tahun per-1 Desember
2013, ditunjukkan dengan
Fotocopy Kartu Tanda Penduduk yang masih berlaku dan sesuai
dengan yang tertera pada
Ijazah;
• Bagi yang usianya lebih dari 35
(Tiga puluh lima) tahun sampai
dengan 40 (empat puluh) dapat mengikuti pendaftaran dengan
syarat memiliki masa kerja pada
instansi pemerintah atau
lembaga swasta yang berbadan
hukum yang menunjang
kepentingan nasional dan masih bekerja terus-menerus sampai
dengan dibukanya pendaftaran CPNS, yang dibuktikan dengan melampirkan fotocopy sah surat
keputusan bukti pengangkatan
pertama dan terakhir;
(persyaratan khusus yang
digeneralisasi dari syarat
pendaftaran CPNS 2012). • Persyaratan administrasi
pelamar yakni:
• Fotokopi ijazah beserta
transkrip nilai
• Pasfoto terbaru berwarna
ukuran 4 x 6 cm sebanyak empat lembar
• Fotokopi KTP,
• Surat keterangan berbadan
sehat dari dokter pemerintah
terbaru (asli)
• Kartu tanda pencari kerja dari Dinas Tenaga Kerja. Nantinyapendaftaran CPNS guru, bidan dan perawat serta formasi lain harus
dilakukan secara online. Setiap
pelamar harus melakukan
pendaftaran secara secara
online pada situs yang dibuat
khusus oleh panitiapenerimaan CPNS. Alamat website pendaftaran CPNS ini akan diumumkan saat pengumuman
pendaftaran sudah dibuka.
Pelamar yang telah melakukan
pendaftaran secara online akan
mendapatkan nomor
pendaftaran. Setelah melakukan pendaftaran
online, peserta wajib
mengirimkan berkas pendukung
dengan gambaran sebagai
berikut : • Surat Lamaran dibuat dengan
tulisan tangan sendiri memakai
tinta hitam ditujukan Kepada
sesuai instruksi pada
pengumuman.
• Fotocopy KTP yang dilegalisir pejabat berwenang;
• Foto Copy Ijazah dan transkrip
nilai (masing-masing dilegalisir);
Catatan : ijazah yang diakui
adalah yang sah dikeluarkan dari
Sekolah/Perguruan Tinggi Negeri atau dari Sekolah/Perguruan
Tinggi swasta yang terakreditasi
atau yang telah mendapat ijin
operasional/penyelenggaraan
dari DIRJEN DIKTI DEPDIKNAS, serta
dilegalisir/disahkan oleh Pejabat yang berwenang;
• Surat Keterangan Sehat dari
Dokter Pemerintah (asli);
• Pas photo terbaru ukuran 4 x
6 cm berwarna sebanyak 3 (tiga)
lembar; • Surat Keterangan Pencari
Kerja dari Dinas Tenaga Kerja
(kartu kuning) asli;
• Lamaran dan lampirannya ini
kemudian dimasukan dalam
amplop kemudian dikirim melalui PO BOX yang ditentukan panitia
sesuai batas waktu yang
ditentukan. Selanjutnya akan dilakukan
seleksi berkas dan diumumkan
nama-nama yang lulus seleksi
berkas ini. Bagi yang lulus seleksi
berkas akan diberikan nomor ujian tes CPNS dan setelah itu siap mengikuti tes CPNS 2013
yang terdiri dari dua tahap yaitu
mengerjakan soal tes kompetensi
dasar (TKD), kemudian bagi yang
lulus TKD berhak mengikuti
tahapan tes terakhir yaitu tes kompetensi bidang (TKB). Perlu juga diketahui sistem
penerimaan CPNS tahun 2013 ini merupakan sistem rekrutment
yang baru yang mengutamakan
transparansi dan kejujuran
dalam proses seleksi. Sehingga
yang bisa lulus CPNS tahun 2013
dalah orang-orang yang benar- benar bisa menyeselaikan soal-
soal CPNS dengan nilai tertinggi. Itulah Gambaran umum mengenai Syarat dan Persyaratan CPNS
2013. Segeralah melengkapi berkas-berkas yang diperlukan,
perbanyak belajar dan berdoa,
sukses untuk kita semua, Amin.

Selasa, 10 September 2013

pengertian artikel

Artikel adalah karangan faktual secara lengkap dengan panjang tertentu yang dibuat untuk dipublikasikan (melalui koran, majalah, buletin, dsb) dan bertujuan menyampaikan gagasan dan fakta yang dapat meyakinkan, mendidik, dan menghibur.

Isi

Isi artikel dapat bermacam - macam, beberapa contoh yang sering kita baca :
  1. Sejarah
  2. Petualangan
  3. Argumentasi
  4. Hasil penelitian
  5. Bimbingan untuk melakukan/ mengajarkan sesuatu.

Penulis artikel

Penulis Artikel adalah orang atau individu yang bertindak dalam pengarangan sebuah tulisan, penggabungan beberapa kata menjadi kalimat yang menarik dan enak dibaca sehingga membuat pembaca merasakan dapat mengetahui apa yang sebelumnya tidak mereka ketahui sebelumnya.
Penulis artikel bermacam-maca kriterianya, sebagai berikut :

Jenis dan cara penulisan artikel

  • Deskripsi
Karangan ini berisi gambaran mengenai suatu hal/ keadaan sehingga pembaca seolah-olah melihat, mendengar, atau merasakan hal tersebut.
Contoh deskripsi berisi fakta:
Hampir semua pelosok Mentawai indah. Di empat kecamatan masih terdapat hutan yang masih perawan. Hutan ini menyimpan ratusan jenis flora dan fauna. Hutan Mentawai juga menyimpan anggrek aneka jenis dan fauna yang hanya terdapat di Mentawai. Siamang kerdil, lutung Mentawai dan beruk Simakobu adalah contoh primata yang menarik untuk bahan penelitian dan objek wisata.
Contoh deskripsi berupa fiksi:
Salju tipis melapis rumput, putih berkilau diseling warna jingga; bayang matahari senja yang memantul. Angin awal musim dingin bertiup menggigilkan, mempermainkan daun-daun sisa musim gugur dan menderaikan bulu-bulu burung berwarna kuning kecoklatan yang sedang meloncat-loncat dari satu ranting ke ranting yang lain.
Topik yang tepat untuk deskripsi misalnya: Keindahan Bukit Kintamani Suasa pelaksanaan Promosi Kompetensi Siswa SMK Tingkat Nasional Keadaan ruang praktik Keadaan daerah yang dilanda bencana Langkah menyusun deskripsi: Tentukan objek atau tema yang akan dideskripsikan Tentukan tujuan Tentukan aspek-aspek yang akan dideskripsikan dengan melakukan pengamatan Susunlah aspek-aspek tersebut ke dalam urutan yang baik, apakah urutan lokasi, urutan waktu, atau urutan menurut kepentingan Kembangkan kerangka menjadi deskripsi
  • Narasi
Secara sederhana narasi dikenal sebagai cerita. Pada narasi terdapat peristiwa atau kejadian dalam satu urutan waktu. Di dalam kejadian itu ada pula tokoh yang menghadapi suatu konflik. Narasi dapat berisi fakta atau fiksi.
Contoh narasi yang berisi fakta: biografi, autobiografi, atau kisah pengalaman. Contoh narasi yang berupa fiksi:
novel, cerpen, cerbung, ataupun cergam.
Pola narasi secara sederhana:
awal – tengah – akhir
Awal narasi biasanya berisi pengantar yaitu memperkenalkan suasana dan tokoh.
Bagian awal harus dibuat menarik agar dapat mengikat pembaca.
Bagian tengah merupakan bagian yang memunculkan suatu konflik. Konflik lalu diarahkan menuju klimaks cerita. Setelah konfik timbul dan mencapai klimaks, secara berangsur-angsur cerita akan mereda.
Akhir cerita yang mereda ini memiliki cara pengungkapan bermacam-macam. Ada yang menceritakannya dengan panjang, ada yang singkat, ada pula yang berusaha menggantungkan akhir cerita dengan mempersilakan pembaca untuk menebaknya sendiri.
Contoh narasi berisi fakta:
Ir. Soekarno
Ir. Soekarno, Presiden Republik Indonesia pertama adalah seorang nasionalis. Ia memimpin PNI pada tahun 1928. Soekarno menghabiskan waktunya di penjara dan di tempat pengasingan karena keberaniannya menentang penjajah.
Soekarno bersama Mohammad Hatta sebagai wakil bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Ia ditangkap Belanda dan diasingkan ke Bengkulu pada tahun 1948. Soekarno dikembalikan ke Yogya dan dipulihkan kedudukannya sebagai Presiden RI pada tahun 1949.
Contoh narasi fiksi:
  1. Aku tersenyum sambil mengayunkan langkah. Angin dingin yang menerpa, membuat tulang-tulang di sekujur tubuhku bergemeretak. Kumasukkan kedua telapak tangan ke dalam saku jaket, mencoba memerangi rasa dingin yang terasa begitu menyiksa.
  2. Wangi kayu cadar yang terbakar di perapian menyambutku ketika Eriza membukakan pintu. Wangi yang kelak akan kurindui ketika aku telah kembali ke tanah air. Tapi wajah ayu di hadapanku, akankah kurindui juga?
  3. Langkah menyusun narasi (fiksi):
  4. Langkah menyusun narasi (fiksi) melalui proses kreatif, dimulai dengan mencari, menemukan, dan menggali ide. Cerita dirangkai dengan menggunakan “rumus” 5 W + 1 H. Di mana seting/ lokasi ceritanya, siapa pelaku ceritanya, apa yang akan diceritakan, kapan peristiwa-peristiwa berlangsung, mengapa peristiwa-peristiwa itu terjadi, dan bagaimana cerita itu dipaparkan.
  • Eksposisi
Karangan ini berisi uraian atau penjelasan tentang suatu topik dengan tujuan memberi informasi atau pengetahuan tambahan bagi pembaca. Untuk memperjelas uraian, dapat dilengkapi dengan grafik, gambar atau statistik. Contoh:
Pada dasarnya pekerjaan akuntan mencakup dua bidang pokok, yaitu akuntansi dan auditing. Dalam bidang akuntasi, pekerjan akuntan berupa pengolahan data untuk menghasilkan informasi keuangan, juga perencanaan sistem informasi akuntansi yang digunakan untuk menghasilkan informasi keuangan.
Dalam bidang auditing pekerjaan akuntan berupa pemeriksaan laporan keuangan secara objektif untuk menilai kewajaran informasi yang tercantum dalam laporan tersebut.
Topik yang tepat untuk eksposisi, antara lain: Manfaat kegiatan ekstrakurikuler Peranan majalah dinding di sekolah Sekolah kejuruan sebagai penghasil tenaga terampil. Tidak jarang eksposisi berisi uraian tentang langkah/ cara/ proses kerja.
Eksposisi demikian lazim disebut paparan proses.
Contoh paparan proses:
Cara mencangkok tanaman:
1. Siapkan pisau, tali rafia, tanah yang
subur, dan sabut secukupnya.
2. Pilihlah ranting yang tegak, kekar, dan
sehat dengan diameter kira-kira 1,5
sampai 2 cm.
3. Kulit ranting yang akan dicangkok dikerat
dan dikelupas sampai bersih kira-kira
sepanjang 10 cm.
Langkah menyusun eksposisi:
Menentukan topik/ tema
Menetapkan tujuan
Mengumpulkan data dari berbagai sumber
Menyusun kerangka karangan sesuai dengan topik yang dipilih
Mengembangkan kerangka menjadi karangan eksposisi.
'Argumentasi'
Karangan ini bertujuan membuktikan kebenaran suatu pendapat/ kesimpulan dengan data/ fakta sebagai alasan/ bukti. Dalam argumentasi pengarang mengharapkan pembenaran pendapatnya dari pembaca. Adanya unsur opini dan data, juga fakta atau alasan sebagai penyokong opini tersebut.
Contoh:
Jiwa kepahlawanan harus senantiasa dipupuk dan dikembangkan karena dengan jiwa kepahlawanan. Pembangunan di negara kita dapat berjalan dengan sukses. Jiwa kepahlawanan akan berkembang menjadi nilai-nilai dan sifat kepribadian yang luhur, berjiwa besar, bertanggung jawab, berdedikasi, loyal, tangguh, dan cinta terhadap sesama. Semua sifat ini sangat dibutuhkan untuk mendukung pembangunan di berbagai bidang.
Tema/ topik yang tepat untuk argumentasi, misalnya: Disiplin kunci sukses berwirausaha Teknologi komunikasi harus segera dikuasai Sekolah Menengah Kejuruan sebagai aset bangsa yang potensial Langkah menyusun argumentasi: Menentukan topik/ tema Menetapkan tujuan Mengumpulkan data dari berbagai sumber Menyusun kerangka karangan sesuai dengan topik yang dipilih Mengembangkan kerangka menjadi karangan argumentasi
  • Persuasi
Karangan ini bertujuan mempengaruhi pembaca untuk berbuat sesuatu. Dalam persuasi pengarang mengharapkan adanya sikap motorik berupa motorik berupa perbuatan yang dilakukan oleh pembaca sesuai dengan yang dianjurkan penulis dalam karangannya.
Topik/ tema yang tepat untuk persuasi, misalnya: Katakan tidak pada NARKOBA Hemat energi demi generasi mendatang Hutan sahabat kita Hidup sehat tanpa rokok Membaca memperluas cakrawala Langkah menyusun persuasi: Menentukan topik/ tema Merumuskan tujuan Mengumpulkan data dari berbagai sumber Menyusun kerangka karangan Mengembangkan kerangka karangan menjadi karangan persuasi

Senin, 09 September 2013


SURAT KECIL UNTUK TUHAN

SURAT KECIL UNTUK TUHAN

Hai Sobat, namaku Keke. Umurku 13 tahun ketika aku divonis mengalami penyakit kanker ganas bernama Rabdomiosarkoma, sulit bagiku untuk mengerti penyakit apa yang menyerang bagian wajahku itu bahkan untuk menyebut ulang nama penyakit itu, aku sangat kesulitan. Dokter bilang aku terkena kanker jaringan lunak yang sangat langka dan menjadi orang pertama di Indonesia yang mengalami penyakit itu.
Aku sedih ketika ayahku menangis menolak permintaan dokter untuk melakukan operasi di wajahku. Dokter bilang bila aku tidak melakukan operasi, maka hidupku tidak akan bertahan lama lebih dari 3 bulan. Aku sangat terkejut, karena penyakit itu tidak memiliki tanda-tanda apapun selain aku mengalami sakit mata yang diikuti dengan mimisan yang terjadi selama seminggu. Kanker itu hanya seukuran kuku jariku dan bersarang di bagian pelipis mataku, tapi operasi itu mengharuskan aku kehilangan sebagian wajah kiri dan mataku.
Ayahku tentu tidak akan rela aku kehilangan bagian wajahku karena aku adalah seorang anak gadis yang akan tumbuh dewasa bagaimanapun kelak. Aku tidak pernah paham seberapa menakutkan penyakit itu hingga aku merasakan sendiri bagian wajahku mulai membengkak sebesar bola tenis dan buta. Ketika aku menangis merasakan kesakitan, ayahku tidak pernah mau jujur mengatakan penyakit itu. Hingga akhirnya aku berjuang hidup selama 3 bulan mencari pengobatan tradisional dan seseorang ulama mengatakan padaku aku terserang kanker.
Perasaanku saat itu sangat hancur, aku tau hidupku tidak akan lama lagi dengan keadaan buta dan kehilangan pernafasan hidung sebelah kiriku. Aku menangis dan protes kepada Tuhan, mengapa ia tega merenggut masa remajaku dan kesempatanku untuk menjadi penyanyi dan model. Air mata yang berjatuhan setiap harinya tak pernah kulewatkan ketika rasa sakit kanker itu datang. Walau demikian aku sungguh beruntung, sahabat-sahabatku, keluargaku dan kekasihku selalu ada disampingku untuk memberikan dukungan tanpa henti.
Ketika aku mulai pasrah Tuhan menjemputku, Aku hanya berdoa berharap kepada Tuhan agar ia memberikan aku waktu lebih lama di dunia ini untuk mengucapkan selamat berpisah dengan sahabat, kekasihku dan terutama untuk membuat ayahku bahagia lebih lama. Disaat itu aku tidak mampu berdiri dan mengalami kritis. Tuhan mendengar doaku, disaat itulah aku mendapatkan sebuah mukjizat, seorang dokter menyelamatkanku dari penyakit itu disaat-saat terakhir hidupku. aku sembuh dan kanker diwajahku menghilang secara ajaib.
Aku merasakan kebaikan tuhan padaku dan melawan vonis kematian yang dikatakan dokter padaku, aku pun berjanji padanya mulai saat itu untuk bersyukur akan kehidupan yang ia berikan padaku. Usai penyakit itu hilang dalam hidupku, Aku melewatkan hari-hariku dengan bahagia bersama keluarga dan teman- temanku, aku menghabiskan waktuku dengan belajar kitab suci dan mendekatkan diriku pada Tuhan. Hidupku pun berlalu dengan bahagia walaupun pada akhirnya hal yang tak kuharapkan terjadi lagi dalam hidupku ketika kanker itu kembali padaku, kini ia menyerang wajah sebelah kananku.
Disaat aku mendapatkan vonis itu kembali, aku tidak lagi takut dan aku tidak lagi marah kepada Tuhan. Aku bersyukur padanya, ia memberikan aku kesempatan lebih lama di dunia ini untuk dapat bersama sahabat, keluargaku dan kekasihku.Walau air mata berjatuhan disampingku, aku berusaha untuk tegar dan mengatakan kepada semua orang, kalau ujian dalam hidupku adalah tanda sayang Tuhan kepadaku.
Dokter yang menyelamatkan hidupku pertama kalinya menyerah, ia tidak sanggup lagi menyelamatkanku. Aku hanya tersenyum dan berjanji untuk bertahan hidup hingga aku bisa melewatkan ujian terakhirku di dunia ini agar bisa lulus di bangku SMP. Walau aku buta dan lumpuh, aku berjanji pada Tuhan dan sahabat-sahabatku untuk lulus dan memakai seragam SMA.
Sobat, hidup adalah anugerah yang indah. Atas kebaikan Tuhan, aku mampu mengikuti ujian sekolah dengan kondisiku yang semakin parah. Aku bersyukur karena bisa lulus dengan baik dan sampai akhirnya mampu memakai seragam rok abu-abu bersama sahabat-sahabatku walau hanya sehari disaat sebelum aku harus dilarikan ke rumah sakit karena darah terus mengalir di hidungku. Kematianku semakin dekat dan itu bisa kurasakan disaat hembusan nafasku semakin berat.
Tapi aku tidak ingin pergi dari dunia ini tanpa menuliskan suratku kepada Tuhan. surat yang telah membuatku hidup sebagai seorang gadis yang berjuang untuk hidup dan ribuan anak- anak lain yang mengalami penyakit kanker yang sama denganku.
Aku berharap ketika aku tidak ada lagi di dunia ini, kisahku menjadi inspirasi bagi siapapun yang ada di dunia ini untuk bersyukur akan hidup. Karena Tuhan begitu mencintai kita dengan cobaannya. Sobat, bila ada tawa di dunia ini, maka akan ada tangis disampingnya.

Surat Kecil Untuk Tuhan
Tuhan…
Andai aku bisa kembali
Aku tidak ingin ada tangisan di dunia ini.
Tuhan…
Andai aku bisa kembali
Aku berharap tidak ada lagi hal yang sama terjadi padaku,
terjadi pada orang lain.
Tuhan…
Bolehkah aku menulis surat kecil untuk-Mu
Tuhan…
Bolehkah aku memohon satu hal kecil untuk-Mu
Tuhan…
Biarkanlah aku dapat melihat dengan mataku
Untuk memandang langit dan bulan setiap harinya..
Tuhan…
Izinkanlah rambutku kembali tumbuh, agar aku
bisa menjadi wanita seutuhnya.
Tuhan…
Bolehkah aku tersenyum lebih lama lagi
Agar aku bisa memberikan kebahagiaan
kepada ayah dan sahabat-sahabatku
Tuhan…
Berikanlah aku kekuatan untuk menjadi dewasa
Agar aku bisa memberikan arti hidup
kepada siapapun yang mengenalku..
Tuhan ..
Surat kecil-ku ini
adalah surat terakhir dalam hidupku
Andai aku bisa kembali…
Ke dunia yang Kau berikan padaku..

In memorial, Gita Sesa Wanda Cantika.
19/06/91 s/d 25/12/06

















Wans Madridista